TERBARU

Keindahan Yang Menipu: Membaca Kawabata di Balik Upacara Minum Teh

Yang ditinggalkan Kawabata bukanlah penghiburan, melainkan semacam diagnosis muram: kadang-kadang keindahan hanyalah selubung rapi untuk luka yang tidak pernah kita sebutkan. Dan itulah peringatan yang terasa masih relevan hari ini: jangan gampang percaya pada sesuatu hanya karena tampak indah.

Lanjut baca

Konstitusi di Ujung Keris: Membongkar Ilusi Hukum — dari Magna Charta hingga Politik Patronase Hari Ini

Pada akhirnya, kami berpendapat paralel dua Magna Charta di tangan Pramoedya bukan sekadar trivia historis, melainkan alat kritik berganda. Ia menguliti ilusi hukum—menunjukkan betapa mudahnya “konstitusi” berubah jadi dekorasi kekuasaan, sekaligus mengingatkan bahwa sejarah selalu memberi ruang bagi perlawanan: entah lewat keris Empu Gandring di abad XIII atau lewat pena seorang tahanan politik di abad XX. Kebebasan tetap…

Lanjut baca

Kuratorial IX

KANON[1] sastra Amerika Latin terkenal dengan tradisinya yang bercorak realisme magis. Pengarang-pengarang besar seperti Gabriel Garcia Márquez[2], Isabela Allende[3], dan Juan Ruflo[4]  adalah nama-nama yang sering mencuat dalam percakapan-percakapan tentang sastra wilayah ini. Karya-karya monumental mereka, yang sangat disegani, berciri pada perpaduan harmonis antara realitas dengan unsur-unsur magis. Meskipun unsur magis dalam karya mereka tidak…

Lanjut baca

Pergulatan Moral dalam Kejahatan dan Hukuman: Dari Raskolnikov hingga Filsafat Foucault

Kami melihat Dostoveysky membawa adegan ini  untuk menggambarkan utilitirianisme adalah paham moral yang rapuh, keropos, tidak operasional, dan tidak mampu menangani kompleksitas manusia serta realitas yang penuh nuansa. Dostoevsky menunjukkan bagaimana rasionalisasi moral yang berusaha menyederhanakan kebaikan dan kejahatan dalam kerangka untung dan rugi dapat mengarah pada kemelesetan kalkulasi. Pemikiran utilitarian yang dianut Raskolnikov juga…

Lanjut baca

Kuratorial Edisi VIII

Beberapa pekan lalu, saat membicarakan Sapiens dan Homo Deus dengan beberapa rekan pembaca, kami sepakat pada satu hal: Yuval Noah Harari adalah sejarawan yang menulis buku sejarah dengan sangat memikat. Ia tidak hanya mengurai apa yang terjadi di masa lalu, tetapi juga mengajak pembacanya merangkai kepingan-kepingan peristiwa lain untuk menghasilkan potret yang lebih utuh sebagai…

Lanjut baca

Undangan menulis di ojkbook.club

Kami mengundang pembaca di OJK Book Club menulis tentang buku untuk diterbitkan dalam kolom Resonansi di situs ini. Kami mengharapkan tulisan berbentuk esai mengalir yang enak dibaca. Info selengkapnya, kunjungi laman Kebijakan Pengiriman Naskah.